Home » Blog » Dikutip dari buku Dongeng Timun Emas Sebagai Ide Dasar Dalam Penciptaan Motif Batik

Dikutip dari buku Dongeng Timun Emas Sebagai Ide Dasar Dalam Penciptaan Motif Batik

  • by

“Semangat ya, hablu,” tulis adik Verrell Bramasta itu.

Dukungan yang menyentuh juga diberikan oleh Verrell Bramasta untuk sang Bunda. Baca di halaman setelah ini.

Dongeng Singkat Timun Mas, Banyak Pesan Moral untuk Anak dan Orang Tua
Bunda sering mendengar dongeng Timun Mas? Dongeng ini memang terkenal di awal tahun 2000-an. Banyak acara televisi menayangkan drama tentang Timun Mas.
Dikutip dari buku Dongeng Timun Emas Sebagai Ide Dasar Dalam Penciptaan Motif Batik Pada Busana Anak oleh Nur Halimah (2017), cerita rakyat merupakan salah satu penghubung dongeng sekitar dengan mengandalkan tuturan dari satu pihak ke pihak lain.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki berbagai macam mitologi yang tersebar di berbagai daerah. Biasanya, setiap cerita ini mengandung mitos yang dipercaya oleh situs judi slot deposit ovo masyarakat setempat. Salah satunya, cerita rakyat dari pulau Jawa yaitu Timun Mas. Tetapi, alur cerita sebenarnya bagaimana ya? Mau tahu lebih lanjutnya, simak ulasan berikut ini.

Dongeng Cerita Rakyat ‘Timun Mas’
Diceritakan, pada suatu hari ada seorang janda, bernama Mbok Randa Ia hidup sebatang kara. Mbok Randa memang sudah lama menginginkan anak untuk menemani hidupnya.

Suatu hari, muncullah seorang raksasa. Dia mengetahui keinginan Mbok Randa dan berjanji untuk mewujudkannya. Raksasa itu memberikan biji mentimun kepada Mbok Randa. Raksasa itu menyuruh Mbok Randa menanam biji mentimun itu. Kelak, dia akan menemukan sesosok bayi di dalamnya.

“Tapi dengan syarat, saat dia berumur enam tahun kau harus menyerahkannya kepadaku untuk kusantap,” kata raksasa itu.

Besarnya keinginan untuk memiliki bocoran slot terbaru anak membuat Mbok Randa menyanggupi syarat tersebut. Perintah raksasa itu dilaksanakan dengan patuh. Ditanamnya biji mentimun itu dan dirawatnya dengan baik. Saat dipetik dan dibelah, terdapat sesosok bayi mungil di dalamnya.

Mbok Randa lantas merawat bayi yang diberi nama Timun Mas itu dengan penuh kasih sayang. Bayi itu tumbuh menjadi anak yang cantik.

Enam tahun sudah berlalu. Timun Mas sudah tumbuh menjadi anak yang cantik. Mbok Randa sangat menyayanginya. Namun, kebahagiaannya terusik dengan kedatangan raksasa yang menagih janjinya. Mbok Randa keberatan jika Timun Mas diambil oleh raksasa itu untuk dimakan. Ia pun memutar otak,kemudian meminta raksasa untuk bersabar hingga dua tahun lagi.

Mbok Randa beralasan tubuh Timun Mas masih terlalu kecil sehingga tidak enak untuk dimakan. Ternyata, raksasa itu menyetujuinya. Setelah itu, Mbok Randa akhirnya pergi menemui seorang petapa. Dia menceritakan permasalahan yang dihadapinya dan meminta bantuan petapa itu. Sang Petapa memberi beberapa bungkusan berisi biji mentimun, jarum, garam dan terasi kepada Mbok Randa. Benda-benda itu nantinya bisa untuk menangkal kejahatan raksasa tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *